Kami Tiga Orang Majus

Ada orang Majus yang datang untuk menyembah Yesus waktu mengetahui kelahiran-Nya dengan mengikuti bintang yang memberi mereka pengertian bahwa seorang Raja Agung telah lahir. Mereka membawa persembahan-persembahan yang mahal berupa emas, kemenyan dan mur.

Emas sebagai lambang bahwa yang disembah adalah Raja, kemudian kemenyan melambangkan bahwa Yesus Kristus akan mempersembahkan seluruh hidupNya bagi kemuliaan Bapa dan bagi keselamatan manusia. Dan mur adalah lambang penderitaan dan kematian Yesus, di mana tubuh-Nya diurapi "mur" yang wangi saat pemakaman-Nya.

Lirik lagu: Kami Tiga Orang Majus

Kami tiga orang Majus; kamipun berjalan terus,
Ikut bintang yang gemilang dari Raja kudus.

Refrein:
O bintang indah yang cerah, bintang mukjizat nyata,
Pimpinan-Mu yang menuju t'rang sempurna yang mulia.

Lahir Sang Raja yang mulia, Mahakuasa atas dunia;
Kub'ri kini mas yang murni guna mahkota-Nya.

Akupun memb'ri kemenyan, lambang doa serta iman;
Hormat bagi Yang tertinggi, Sang Kristus dan Tuhan.

Mur yang pahit yang kuberi, lambang d'rita, duka pedih,
Dan gambaran dari korban: Rajaku 'kan mati.

Agunglah kebangkitan-Nya, Raja, Tuhan, dan Korbannya!
Haleluya, Haleluya, di bumi dan surga!

Sumber